Pengelola
Taman Nasional (TNK) Kelimutu masih menutup kunjungan objek wisata
Danau Tiga Warna Kelimutu. Pembukaan kembali kunjungan ke Danau Kelimutu
masih menunggu hasil evaluasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi
Bencana Geologi (PVMBG) Bandung.
“Dua
minggu terakhir, petugas dari vulkanologi Bandung datang ke Kelimutu
untuk melakukan kajian dan penelitian terhadap aktivitas Gunung
Kelimutu. Dari pengamatan visual, sudah ada perubahan. Aktivitasnya
mulai menurun. Tetapi, berdasarkan data seismic kegempaan tektonik,
aktivitasnya belum menurun. Kami masih menunggu hasil kajian teman-teman
dari Vulkanologi. Mudah-mudahan statusnya bisa kembali normal, supaya
kunjungan ke Danau Kelimutu segera di buka kembali,” kata Kepala Balai
Taman Nasional Kelimutu Sri Mulyani di ruang kerjanya, Selasa (2/7).
Menurut
Sri Mulyani, pihaknya tidak berbuat banyak dengan penutupan kunjungan
ke Danau Kelimutu, karena perhitungan risiko yang di timbulkan. Menurut
Sri Mulyani, objek pariwisata gunung api yang di tutup bukan hanya
Kelimutu. Saat ini, Gunung Ijen juga ditutup untuk kunjungan wisatawan
Gunung Kelimutu, TNK mengalami kerugian cukup besar.
“
Pemasukan kita sejak penetapan status waspada level II ini nol rupiah.
Ada banyak kegiatan fisik kita yang berkaitan dengan even Sail Komodo
saat ini tidak bisa di kerjakan, seperti pembuatan lapak pedagang,
bangunan untuk WC, dan pusat informasi. Semua kegiatan fisik ada dalam
jarak bencana 2 km. Selain itu, para pelaku pariwisata, seperti guide,
pemilik hotel, home stay, rumah makan, kelompok sanggar seni, pedagang
kecil dan tukang ojek juga alami kerugian. Kami harap, hasil evaluasi
vulkanologi menyatakan status Gunung Kelimutu sudah normal kembali,”
kata Sri Mulyani.
Kepala
Taman Nasional Kelimutu itu menambahkan, saat ini kunjungan wisatawan
asing sedang meningkat tajam. Setiap tahun, pada bulan Juli hingga
September, merupakan puncak kunjungan wisatawan asing ke Indonesia,
termasuk ke Danau Kelimutu. Karena itu, Sri Mulyani sangat berharap agar
hasil evaluasi pusat vulkanologi menyatakan status Gunung Kelimutu
sudah normal. Dengan demikian, kunjungan ke Danau Kelimutu dan berbagai
kegiatan pembangunan fisik di Kelimutu bisa berjalan normal.
Sebelumnya,
Bupati Ende Don Bosco M. Wangge mengatakan pembukaan kembali kunjungan
ke Danau Kelimutu sangat bergantung pada rekomendasi pusat vulkanologi.
Pemerintah tak mau kecolongan dengan membuka kunjungan ke Danau Kelimutu
tanpa berkoordinasi dengan pusat vulkanologi, yang mengatahui secara
pasti tentang bahaya yang ada di Danau Kelimutu saat ini. Pemerintah,
katanya, akan selalu berkoordinasi dengan pusat vulkanologi sebelum
membuka kembali kunjungan ke Kelimutu.(Anton Harus/Editor:Amandus Klau)
Ket. Foto: Kepala Balai Taman Nasional Kelimutu Sri Mulyani
Sumber: Flores Pos


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !